<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tepe21's Weblog</title>
	<atom:link href="http://tepe21.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tepe21.wordpress.com</link>
	<description>Teguh Prasetyo website...</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Dec 2007 08:23:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tepe21.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Tepe21's Weblog</title>
		<link>http://tepe21.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tepe21.wordpress.com/osd.xml" title="Tepe21&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tepe21.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Motivation of the day:</title>
		<link>http://tepe21.wordpress.com/2007/12/19/motivation-of-the-day/</link>
		<comments>http://tepe21.wordpress.com/2007/12/19/motivation-of-the-day/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 08:23:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tepe21</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Management]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tepe21.wordpress.com/2007/12/19/motivation-of-the-day/</guid>
		<description><![CDATA[Posted by: &#8220;Rahardi, Mohamad Rian&#8221; Mohamad-Rian.Rahardi@standardchartered.com misterry18 Mon Dec 17, 2007 8:20 pm (PST) Seorang pria mendatangi Seorang Master, &#8220;Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati.&#8221;. Sang Master tersenyum, &#8220;Oh, kamu sakit.&#8221; &#8220;Tidak Master, saya tidak sakit. Saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=20&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><font color="#c0c0c0">Posted by: &#8220;Rahardi, Mohamad Rian&#8221; <a href="mailto:Mohamad-Rian.Rahardi@standardchartered.com?Subject=%20Re%3AMotivation%20of%20The%20Day%20%3A%20%22%20Bosan%20Hidup%20%22">Mohamad-Rian.Rahardi@standardchartered.com  </a>  <a href="http://profiles.yahoo.com/misterry18">misterry18 </a></font></h3>
<h4><font color="#c0c0c0">Mon Dec 17, 2007 8:20 pm (PST) </font></h4>
<p class="ygrp-content"><font color="#c0c0c0"><br />
Seorang pria mendatangi Seorang Master,</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">&#8220;Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga  saya<br />
berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan  selalu<br />
berantakan. Saya ingin mati.&#8221;. Sang Master tersenyum,</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">&#8220;Oh,  kamu sakit.&#8221;</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">&#8220;Tidak Master, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh  dengan<br />
kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.&#8221; Seolah-olah tidak  mendengar<br />
pembelaannya, sang Master meneruskan,</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">&#8220;Kamu sakit. Dan  penyakitmu itu sebutannya, &#8216;Alergi Hidup&#8217;. Ya, kamu<br />
alergi terhadap  kehidupan.&#8221;</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan.  Kemudian,<br />
tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan  norma<br />
kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan mengalir  terus,<br />
tetapi kita menginginkan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita  tidak<br />
ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang  penyakit.<br />
Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama  kehidupan<br />
membuat kita sakit. Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya.  Dalam<br />
hal berumah-tangga, bentrokan-bentrokan kecil itu memang wajar, lumrah.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Persahabatan pun tidak selalu langgeng, tidak abadi. Apa sih  yang<br />
langgeng, yang abadi dalam hidup ini ? Kita tidak menyadari  sifat<br />
kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita  gagal,<br />
kecewa dan menderita.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">&#8220;Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal  kamu ingin sembuh dan bersedia<br />
mengikuti petunjukku.&#8221; Demikian sang Master  menyarankan.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">&#8220;Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak,  saya tidak<br />
ingin hidup.&#8221; pria itu menolak tawaran sang guru.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">&#8220;Jadi  kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?&#8221;</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">&#8220;Ya, memang saya  sudah bosan hidup.&#8221;</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">&#8220;Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol  obat ini. Setengah<br />
botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok sore  jam enam, dan<br />
jam delapan malam kau akan mati dengan tenang.&#8221;</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Giliran  dia menjadi bingung. Setiap Master yang ia datangi selama ini<br />
selalu berupaya  untuk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini<br />
aneh. Ia bahkan  menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah<br />
betul-betul jenuh, ia  menerimanya dengan senang hati.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan  setengah botol racun yang<br />
disebut &#8220;obat&#8221; oleh Master edan itu. Dan, ia  merasakan ketenangan<br />
sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu  rileks, begitu<br />
santai !</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia  akan terbebaskan dari<br />
segala macam masalah. Malam itu, ia memutuskan untuk  makan malam bersama<br />
keluarga di restoran Jepang.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Sesuatu yang sudah  tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun<br />
terakhir. Pikir-pikir malam  terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan<br />
manis. Sambil makan, ia bersenda  gurau. Suasananya santai banget !</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Sebelum tidur, ia mencium kening  istrinya dan membisiki di kupingnya,<br />
&#8220;Sayang, aku mencintaimu. &#8221; Karena malam  itu adalah malam terakhir, ia<br />
ingin meninggalkan kenangan manis !</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke  luar.<br />
Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk  melakukan<br />
jalan pagi.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Pulang ke rumah setengah jam kemudian, ia  menemukan istrinya masih<br />
tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan  membuat 2 cangkir<br />
kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Karena pagi itu adalah pagi terakhir,ia ingin meninggalkan  kenangan<br />
manis !</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman  dengan setiap orang.<br />
Stafnya pun bingung,</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">&#8220;Hari ini, Boss kita kok  aneh ya ?&#8221; Dan sikap mereka pun langsung<br />
berubah. Mereka pun menjadi lembut.  Karena siang itu adalah siang<br />
terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis  !</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah  dan<br />
lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat  yang<br />
berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya  di<br />
beranda depan.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman  kepadanya,</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">&#8220;Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku  selalu<br />
merepotkan kamu.&#8221; Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan,</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">&#8220;Pi,  maafkan kami semua. Selama ini, Papi selalu stres karena perilaku<br />
kami.&#8221;</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba,  hidup<br />
menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum,  sore<br />
sebelumnya ?</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Ia mendatangi sang Guru lagi. Melihat wajah pria  itu, rupanya sang Guru<br />
langsung mengetahui apa yang telah terjadi,</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">&#8220;Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh, Apa bila  kau<br />
hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa  maut<br />
dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap  detik<br />
kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah  lembut,<br />
selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak  akan<br />
jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah  rahasia<br />
kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan.&#8221;</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu  pulang<br />
ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Konon,  ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam<br />
kekinian. Itulah  sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu<br />
HIDUP !!!</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Hikmah  yang dapat dipetik:</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Hidup bukanlah merupakan suatu beban yang harus  dipikul tapi merupakan<br />
suatu anugrah untuk dinikmati.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Baca juga  artikel motivasi lainnya hanya di :</font></p>
<p><font color="#c0c0c0"><a href="http://www.beraniegagal.com/">http://www.beraniegagal.com</a></font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Salam  Sukses,</font></p>
<p><font><font color="#c0c0c0">M. Rian Rahardi</font><br />
</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tepe21.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tepe21.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tepe21.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tepe21.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tepe21.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tepe21.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tepe21.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tepe21.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tepe21.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tepe21.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tepe21.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tepe21.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tepe21.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tepe21.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tepe21.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tepe21.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=20&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tepe21.wordpress.com/2007/12/19/motivation-of-the-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c9667ffd5abbc80d2d06f7093f839a6?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">tepe21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Acroponology (arti nama anda berdasarkan huruf)</title>
		<link>http://tepe21.wordpress.com/2007/12/19/acroponology-arti-nama-anda-berdasarkan-huruf/</link>
		<comments>http://tepe21.wordpress.com/2007/12/19/acroponology-arti-nama-anda-berdasarkan-huruf/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 08:04:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tepe21</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Management]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tepe21.wordpress.com/2007/12/19/acroponology-arti-nama-anda-berdasarkan-huruf/</guid>
		<description><![CDATA[Arti nama berdasarkan huruf (boleh percaya boleh tidak)..   A = tanggung jawab, keras kepala B = materialistis dan kikir C = Kreatif dan Jujur D = bimbang sifatnya E = Sederhana senang di manja F = bersahabat dan ulet G = pendiam namun rajin H = hemat dan serius I = suka memberi dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=19&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span>Arti nama berdasarkan huruf (boleh percaya boleh tidak)..</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>A = tanggung jawab, keras kepala</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>B = materialistis dan kikir</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>C = Kreatif dan Jujur</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>D = bimbang sifatnya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>E = Sederhana senang di manja</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>F = bersahabat dan ulet</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>G = pendiam namun rajin</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>H = hemat dan serius</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>I = suka memberi dan menyendiri</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>J = selektif dan berpendirian</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>K = bijaksana senang di puji</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>L = lincah namun mudah frustasi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>M = selalu sibuk dan ingin di hormati</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>N = giat bekerja, banyak berfikir</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>O = mudah emosi, tak mau dibantah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>P = penyabar dan cinta damai</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Q = optimis, sulit dipahami sifatnya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>R = mandiri penuh kreasi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>S = sosial dan keras hati</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>T = romantis mudah tersinggung</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>U = pendiam menutup diri</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>V = sensitif dan gigih</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>W = pemalu namun senang humor</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>X = telaten dan tekun</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Y = perayu mau menang sendiri</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Z = kadang kreatif, kadang juga malas</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tepe21.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tepe21.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tepe21.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tepe21.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tepe21.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tepe21.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tepe21.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tepe21.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tepe21.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tepe21.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tepe21.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tepe21.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tepe21.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tepe21.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tepe21.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tepe21.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=19&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tepe21.wordpress.com/2007/12/19/acroponology-arti-nama-anda-berdasarkan-huruf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c9667ffd5abbc80d2d06f7093f839a6?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">tepe21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEWAJIBAN SEORANG SUAMI TERHADAP ISTRI</title>
		<link>http://tepe21.wordpress.com/2007/12/04/kewajiban-seorang-suami-terhadap-istri/</link>
		<comments>http://tepe21.wordpress.com/2007/12/04/kewajiban-seorang-suami-terhadap-istri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2007 04:54:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tepe21</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<category><![CDATA[kewajiban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tepe21.wordpress.com/2007/12/04/kewajiban-seorang-suami-terhadap-istri/</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Banyak buku atau kajian yang membahas mengenai kewajiban seorang suami. Secara garis besar dapat digolongkan menjadi dua. Pertama adalah kewajiban Lahiriah dan kedua adalah Kewajiban Bathiniah. Untuk kewajiban lahiriah ini banyak sekali yang utama adalah memberikan sandang, pangan dan papan (pakaian, makan, dan tempat tinggal) bentuk nafkah ini adalah materi yang berkaitan dengan jasad. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=18&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Arial" size="2"> </font></p>
<p align="left">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><font face="Times New Roman" size="3"> </font></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><font color="#c0c0c0" face="Arial" size="2"><font face="Times New Roman" size="3">Banyak buku atau kajian  yang membahas mengenai kewajiban seorang suami. Secara garis besar dapat  digolongkan menjadi dua. </font></font></font></p>
<p><font face="Arial" size="2"> </font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><font color="#c0c0c0" face="Arial" size="2"><font face="Times New Roman" size="3">Pertama adalah kewajiban  Lahiriah dan kedua adalah Kewajiban Bathiniah.</font></font></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><font color="#c0c0c0" face="Arial" size="2"><font face="Times New Roman" size="3"> </font></font></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><font color="#c0c0c0" face="Arial" size="2"><font face="Times New Roman" size="3">Untuk kewajiban lahiriah  ini banyak sekali yang utama adalah memberikan sandang, pangan dan papan  (pakaian, makan, dan tempat tinggal) bentuk nafkah ini adalah materi yang  berkaitan dengan jasad.</font></font></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><font color="#c0c0c0" face="Arial" size="2"><font face="Times New Roman" size="3"> </font></font></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><font color="#c0c0c0" face="Arial" size="2"><font face="Times New Roman" size="3">Memberikan makanan yang  baik dan halal, memberikan pakaian yang baik dan sesuai syariat, memberikan  tempat tinggal dimana istri bisa istirahat, tidur, beribadah dan melakukan  aktifitas lainnya, itu semua merupakan contoh dari nafkah lahiriah yang wajib  kita berikan kepada istri. </font></font></font></p>
<p class="MsoNormal"><font face="Arial" size="2"><font color="#c0c0c0" face="Arial" size="2"><font face="Times New Roman" size="3"> </font></font></font></p>
<p class="MsoNormal"><span><font face="Arial" size="2"><font color="#c0c0c0" face="Arial" size="2"><font size="3"><font face="Times New Roman">Untuk  kewajiban bathiniah sebagian orang menitik beratkan kepada masalah sex. Padahal  kalau di kaji lebih luas lagi ada yang lebih penting dari pada masalah sex ini  Yaitu Ilmu. Banyak orang yang mengabaikan nafkah bathin yang satu ini.  </font></font></font></font></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><font face="Arial" size="2"><font color="#c0c0c0" face="Arial" size="2"><font face="Times New Roman" size="3"> </font></font></font></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><font face="Arial" size="2"><font color="#c0c0c0" face="Arial" size="2"><font size="3"><font face="Times New Roman">Karena begitu banyaknya kesibukan kita, terkadang kita  lupa memberikan ilmu atau memberikan pengajaran kepada istri kita. Kita sering  beranggapan toh istri kita sudah ikut ta’lim, sudah ikut pengajian di masjid,  atau istri kita ustadzah sudah pasti akan mendapatkan ilmu.  </font></font></font></font></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><font face="Arial" size="2"><font color="#c0c0c0" face="Arial" size="2"><font face="Times New Roman" size="3"> </font></font></font></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><font face="Arial" size="2"><font color="#c0c0c0" face="Arial" size="2"><font size="3"><font face="Times New Roman">Namun  sudahkan terpikirkan dalam benak kita, bahwa suatu saat nanti kelak di akhirat  anak istri kita mengatakan bahwa kita tidak pernah mengajarkan ilmu (agama),  kita tidak pernah mengajarkan sholat, tidak pernah mengajarkan al-Quran, padahal  pada waktu seserahan mahar kita memberikan sajadah dan al-Quran. Kita tidak  perhatikan bagaimana istri dan anak kita berpakaian, bagaimana istri dan anak  kita bertingkahlaku.</font></font></font></font></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><font face="Arial" size="2"><font color="#c0c0c0" face="Arial" size="2"><font face="Times New Roman" size="3"> </font></font></font></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><font face="Arial" size="2"><font color="#c0c0c0" face="Arial" size="2"><font size="3"><font face="Times New Roman">Semoga saja kita bisa menjaga diri kita dan keluarga kita  dari siksa apa neraka, sebagaimana tertulis dalam al-Quran surat At-Tahrim ayat  6: yang artinya: </font></font></font></font></span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="gen"><span><font face="Arial" size="2"><font color="#c0c0c0" face="Arial" size="2"><font size="3"><font face="Times New Roman">” Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan  keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu;  penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah  terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan  apa yang diperintahkan.”</font></font></font></font></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tepe21.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tepe21.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tepe21.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tepe21.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tepe21.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tepe21.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tepe21.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tepe21.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tepe21.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tepe21.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tepe21.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tepe21.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tepe21.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tepe21.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tepe21.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tepe21.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=18&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tepe21.wordpress.com/2007/12/04/kewajiban-seorang-suami-terhadap-istri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c9667ffd5abbc80d2d06f7093f839a6?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">tepe21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENJAGA PANDANGAN</title>
		<link>http://tepe21.wordpress.com/2007/12/04/menjaga-pandangan/</link>
		<comments>http://tepe21.wordpress.com/2007/12/04/menjaga-pandangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2007 03:28:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tepe21</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Finansial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tepe21.wordpress.com/2007/12/04/menjaga-pandangan/</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Ada satu ’penyakit’ yang terkadang menjangkiti kita pada saat sedang jalan jalan di Mall atau di pusat perbelanjaan yaitu ketika melihat barang yang bagus atau melihat ada diskon yang menggiurkan tanpa berfikir panjang kita langsung membeli barang tersebut. &#160; Memang sudah menjadi fitrah manusia untuk menyukai hal hal yang bagus, indah dan menarik. Dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=17&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><font color="#c0c0c0">Ada satu ’penyakit’ yang terkadang menjangkiti kita pada saat sedang jalan jalan di Mall atau di pusat perbelanjaan yaitu ketika melihat barang yang bagus atau melihat ada diskon yang menggiurkan tanpa berfikir panjang kita langsung membeli barang tersebut.</font></p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><font color="#c0c0c0">Memang sudah menjadi fitrah manusia untuk menyukai hal hal yang bagus, indah dan menarik. <span>Dari mata melihat yang menarik tadi kemudian mengirim sinyal kepada otak untuk segera membelinya. Lantas bagaimana solusinya? apakah kita tidak boleh jalan jalan ke Mall atau ke pusat perbelanjaan? Apakah pada saat jalan jalan mata kita harus terpejam agar tidak melihat barang yang bagus? ya tentu saja tidak.</span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font color="#c0c0c0"><span> </span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font color="#c0c0c0">Ya ‘penyakit’ ini memang terkadang sulit kita bendung, apalagi pada saat itu kita sedang memegang uang lebih di dompet kita. Namun bukan berarti penyakit ini tidak bisa diobati, ada tips bagaimana kita menjaga agar penyakit ini tidak menyerang kita pada saat jalan jalan atau berbelanja.</font></p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><font color="#c0c0c0"><span>Solusi yang pertama adalah niat. Ya ini adalah dasar utama kita. </span><span>Apa niat utama kita untuk pergi jalan jalan atau untuk berbelanja?</span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font color="#c0c0c0"><span>Setelah kita menetapkan niat, selanjutnya adalah membuat komitmen dengan diri sendiri terhadap niat kita. Bagi yang mempunyai ’penyakit’ ini diwajibkan untuk membuat catatan barang apa yang harus di beli sesuai dengan kebutuhan kita (ingat sesuai kebutuhan bukan sesuai keinginan, bagi yang belum mengerti diharapkan membaca artikel Kebutuhan VS Keinginan). </span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font color="#c0c0c0"><span> </span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font color="#c0c0c0"><span>Nah dengan membawa bekal catatan barang yang harus di beli ini lah setidaknya ada rel panduan kita berbelanja. Sehingga kita bisa menghindari membeli barang barang yang tidak kita butuhkan.</span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font color="#c0c0c0"><span> </span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font color="#c0c0c0"><span>Adalah Rasulullah SAW menyuruh kita untuk menjaga pandangan. Kalau kita kaji lebih luas lagi perintah Rasulullah SAW ini sungguh sangat bermanfaat buat kita, terutama buat mengatasi penyakit belanja ini.</span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font color="#c0c0c0"><span> </span></font></p>
<p class="MsoNormal"><font color="#c0c0c0"><span>Semoga Bermanfaat.</span></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tepe21.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tepe21.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tepe21.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tepe21.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tepe21.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tepe21.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tepe21.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tepe21.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tepe21.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tepe21.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tepe21.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tepe21.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tepe21.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tepe21.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tepe21.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tepe21.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=17&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tepe21.wordpress.com/2007/12/04/menjaga-pandangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c9667ffd5abbc80d2d06f7093f839a6?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">tepe21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjaga Kesehatan Mata Bagi Pengguna Komputer</title>
		<link>http://tepe21.wordpress.com/2007/11/24/menjaga-kesehatan-mata-bagi-pengguna-komputer/</link>
		<comments>http://tepe21.wordpress.com/2007/11/24/menjaga-kesehatan-mata-bagi-pengguna-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Nov 2007 02:06:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tepe21</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Information Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kompter]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[nyeri]]></category>
		<category><![CDATA[panas]]></category>
		<category><![CDATA[punggung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tepe21.wordpress.com/2007/11/24/menjaga-kesehatan-mata-bagi-pengguna-komputer/</guid>
		<description><![CDATA[Sekian lama saya bergelut dengan dunia komputer, membuat komputer ibarat candu bagi saya. Rasanya suntuk kalau tidak berhadapan dengan komputer. Namun demikian ada satu hal yang sangat penting bagi orang orang yang setiap harinya harus berhadapan dengan komputer. Yaitu menjaga kesehatan mata. Kebanyakan orang beranggapan bahwa orang komputer pasti menggunakan kaca mata. Entah matanya minus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=16&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekian lama saya bergelut dengan dunia komputer, membuat komputer ibarat candu bagi saya. Rasanya suntuk kalau tidak berhadapan dengan komputer.</p>
<p>Namun demikian ada satu hal yang sangat penting bagi orang orang yang setiap harinya harus berhadapan dengan komputer. Yaitu menjaga kesehatan mata. Kebanyakan orang beranggapan bahwa orang komputer pasti menggunakan kaca mata. Entah matanya minus atau plus atau sekedar gaya gayaan.</p>
<p>Ada seorang teman bertanya kepada saya, apa resepnya agar mata tidak mengalami kerusakan seperti minus atau plus. Sebetulnya jawabannya sangat sederhana. Layaknya sebuah mesin yang sedang bekerja pasti suatu saat memerlukan istirahat, begitu juga dengan organ tubuh yang satu ini.</p>
<p>Mata yang secara terus menerus menghadapi monitor komputer akan mengalami ketegangan dan kelelahan. Ketegangan dan kelelahan inilah yang mengakibatkan mata menjadi rusak.</p>
<p>Ada efek lain yang mungkin sering kita rasakan ketika sedang asik menggunakan komputer yaitu pusing dan mual. Terkadang kita sering mengabaikan peringatan dari dalam tubuh ini. Ketika orang sudah mengalami pusing atau mual ini seharusnya berhenti dulu dari aktifitas menggunakan komputer, gejala ini merupakan pertanda bahwa tubuh sudah mengalami kelelahan. Selain pusing dan mual ada juga rasa panas atau nyeri di bahu / punggung</p>
<p>Saya pernah membaca artikel mengenai kesehatan mata bagi pengguna komputer (maaf saya lupa sumbernya). Intinya bahwa pada saat bekerja dengan komputer, mata kita tidak boleh secara terus menerus memandang monitor. Berikan interval setiap 15 menit hingga 30 menit untuk istirahat dari memandang komputer, alihkan pandangan atau bisa dengan memejamkan mata selama 1 menit.</p>
<p>Ketika sudah mencapai waktu 1 atau 2 jam menggunakan komputer usahakan untuk relaksasi dengan menggerakkan anggota tubuh atau bisa juga dengan berjalan jalan. Hal ini berguana untuk melancarkan kembali peredaran darah. Sehingga efek punggung yang panas atau nyeri bisa di hindari dan juga memberikan istirahat kepada mata agar tidak rusak.</p>
<p>Semoga saja resep sederhana ini bisa menjaga mata atau mencegah mata dari kerusakan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tepe21.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tepe21.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tepe21.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tepe21.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tepe21.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tepe21.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tepe21.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tepe21.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tepe21.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tepe21.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tepe21.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tepe21.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tepe21.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tepe21.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tepe21.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tepe21.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=16&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tepe21.wordpress.com/2007/11/24/menjaga-kesehatan-mata-bagi-pengguna-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c9667ffd5abbc80d2d06f7093f839a6?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">tepe21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEBUTUHAN VS KEINGINAN</title>
		<link>http://tepe21.wordpress.com/2007/11/23/kebutuhan-vs-keinginan/</link>
		<comments>http://tepe21.wordpress.com/2007/11/23/kebutuhan-vs-keinginan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 04:21:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tepe21</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan]]></category>
		<category><![CDATA[keinginan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tepe21.wordpress.com/2007/11/23/kebutuhan-vs-keinginan/</guid>
		<description><![CDATA[oleh Ahmad Gozali Dikutip dari Majalah ALIA Hati-hati kalau Anda tidak bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Karena kalau Anda tidak bisa membedakan yang mana itu yang masuk sebagai kebutuhan dan yang mana yang sebenarnya masuk sebagai keinginan, bisa-bisa Anda menjadi orang yang boros. Dan boros ini bisa menjadi biang masalah dalam keuangan Anda. Dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=15&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;"></span></strong><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;"></span></p>
<p align="left">oleh Ahmad Gozali</p>
<p align="left">Dikutip dari Majalah ALIA</p>
<p>Hati-hati kalau Anda tidak bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Karena kalau Anda tidak bisa membedakan yang mana itu yang masuk sebagai kebutuhan dan yang mana yang sebenarnya masuk sebagai keinginan, bisa-bisa Anda menjadi orang yang boros.</p>
<p>Dan boros ini bisa menjadi biang masalah dalam keuangan Anda. Dengan hidup boros, lama kelamaan bisa terjadi defisit. Pemasukan Anda sudah tidak mampu lagi membiayai pengeluaran yang terus membesar karena sifat boros. Dan kalau sudah defisit, seringkali mencari jalan keluar yang singkat yaitu dengan berhutang. Hutang, apalagi yang berbunga, bisa membuat Anda bangkrut. Dan bangkrut itu adalah akhir dari nasib keuangan Anda.</p>
<p>Karena tidak bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan, maka dengan ringannya Anda bisa mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk membeli sesuatu. Padahal mungkin uang itu akan lebih bermanfaat kalau sekiranya digunakan untuk hal lainnya.</p>
<p>Tidak bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan juga bisa membuat Anda tidak bisa menentukan dengan baik prioritas dalam melakukan pembelanjaan. Malah, bisa jadi Anda mengorbankan suatu kebutuhan untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan.</p>
<p>Apa sih bedanya antara kebutuhan dan keinginan?</p>
<p>Sebenarnya tidak ada batasan yang pasti untuk menentukan perbedaan antara kebutuhan atau keinginan. Tapi sebagai panduan, seroang kawan saya memberi definisi berikut:</p>
<p>Kebutuhan adalah sesuatu yang diperlukan oleh manusia sehingga dapat mencapai kesejahteraan, sehingga bila ada diantara kebutuhan tersebut yang tidak terpenuhi maka manusia akan merasa tidak sejahtera atau kurang sejahtera. Dapat dikatakan bahwa kebutuhan adalah suatu hal yang harus ada, karena tanpa itu hidup kita menjadi tidak sejahtera atau setidaknya kurang sejahtera.</p>
<p>Sedangkan keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi sehingga manusia tersebut merasa lebih puas. Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak berkurang.</p>
<p>Itu kalau kita lihat dari segi kepuasan atau kesejahteraan seseorang. Tapi yang namanya kesejahteraan dan kepuasan juga sangat relatif bagi setiap orang. Sedangkan saya sendiri berpendapat bahwa untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan, harus dilihat dari segi fungsinya. Sesuatu dikatakan sebagai keinginan kalau sudah merupakan tambahan atas fungsi utamanya.</p>
<p>Contoh sederhana, makan adalah kebutuhan yang tidak terelakan. Bukan cuma manusia, setiap makhluk hidup butuh yang namanya makan. Makan akan memberikan tenaga dan kesehatan bagi manusia, maka makan makanan yang bergizi adalah kebutuhan kita semua.</p>
<p>Makanan memiliki fungsi utama sebagai sumber energi untuk tubuh. Sedangkan memberikan rasa enak adalah fungsi tambahan dari makanan. Maka makanan enak adalah keinginan, bukan kebutuhan. Tapi bukan berarti tidak boleh makan makanan yang enak-enak. Hanya saja kita perlu mempertimbangkan dulu apakah pengeluaran untuk makanan enak itu akan mengorbankan kebutuhan yang lain atau tidak.</p>
<p>Contoh lain. Berpakaian adalah kebutuhan kita agar terlindung dari cuaca. Pakaian juga berfungsi untuk menjaga aurat yang musti kita jaga. Bagi sebagian orang mungkin memang dibutuhkan untuk berpakaian dengan jenis tertentu untuk kepantasannya, seperti memakai dasi atau jas. Tapi apakah perlu memakai pakaian yang bermerk dan mahal? Saya rasa pakaian bermerk dan mahal bukan lagi kebutuhan, tapi keinginan saja.</p>
<p>Rumah juga kebutuhan, tempat kita tinggal dan bernaung. Agar rumah bisa berfungsi dengan baik, rumah juga ditunjang dengan berbagai perlengkapan rumah tangga seperti televisi, kulkas, dan perabotan lainnya. Setiap alat dan perabotan itu memiliki fungsinya masing-masing. Selama itu digunakan sesuai dengan fungsinya, itu adalah kebutuhan. Tapi kalau sudah digunakan untuk “pamer”, sekedar menunjukkan kepada tetangga bahwa kita pun mampu membeli seperti mereka. Saya rasa itu bukan lagi kebutuhan, itu hanya keinginan. Dan keinginan seperti ini sebaiknya tidak dituruti.</p>
<p>Standar kebutuhan dan keinginan bagi setiap orang bisa jadi berbeda. Tentunya sangat tergantung dari kondisi lingkungan, aktivitas harian, tuntutan pekerjaan/profesi dan sebagainya.</p>
<p>Bagi sebagian orang, mobil sudah merupakan kebutuhan. Untuk bisa menunjang aktifitasnya yang banyak di luar rumah dan sering bepergian, maka mobil adalah alat transportasi yang menjadi kebutuhan. Jika fungsi mobil adalah untuk alat transportasi, membawa kemana kita akan pergi.</p>
<p>Tapi seringkali kita punya keinginan untuk menambah berbagai macam aksesories mobil, bukan untuk menambah kenyamanan atau kemanan berkendara, tapi hanya sekedar mempercantik penampilannya saja. Saya rasa itu bukan kebutuhan, itu cuma keinginan saja. Dan keinginan ini bisa ditunda kalau semua kebutuhan yang lain sudah terpenuhi dengan baik.</p>
<p>Apalagi memiliki beberapa jenis mobil, padahal kita hanya bisa menggunakannya satu saja. Saya rasa itu sudah jelas keinginan, sama sekali bukan kebutuhan.</p>
<p>Kalau kita sudah bisa membedakan yang mana kebutuhan dan yang mana keinginan maka kita bisa menentukan prioritas, mana yang harus didahulukan dan mana yang bisa ditunda.</p>
<p>Tidak ada salahnya memang kita memenuhi keinginan kita untuk sekali-kali makan di restoran untuk merayakan sesuatu, atau memasang aksesori mobil agar lebih aman dan nyaman. Tapi ingat, jangan sampai hal iu mengorbankan kebutuhan kita yang lain yang lebih penting.</p>
<p>Walaupun mungkin kini Anda merasa mampu untuk memenuhi semua keinginan Anda, tapi kita tetap harus bijaksana, jangan sampai lupa akan kebutuhan di masa yang akan datang. Kita harus mempersiapkan dana pensiun kita agar bisa menikmati hari tua dengan tenang, kita juga harus mempersiapkan dana pendidikan bagi anak-anak kita, dan itu semua adalah kebutuhan masa depan yang harus disiapkan sejak sekarang.</p>
<p>Yang harus diingat adalah, jangan sampai memenuhi keinginan dengan mengabaikan kebutuhan. Dan jangan sampai melupakan bahwa kebutuhan tidak musti semua datang sekarang, karena masih ada kebutuhan untuk dipenuhi di masa depan. Sedangkan yang namanya keinginan manusia tidak akan pernah ada batasnya, nanti atau sekarang.</p>
<p>Jadi, buat apa memenuhi keinginan Anda sekarang tapi mengorbankan kebutuhan Anda dan keluarga di masa depan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tepe21.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tepe21.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tepe21.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tepe21.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tepe21.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tepe21.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tepe21.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tepe21.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tepe21.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tepe21.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tepe21.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tepe21.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tepe21.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tepe21.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tepe21.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tepe21.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=15&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tepe21.wordpress.com/2007/11/23/kebutuhan-vs-keinginan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c9667ffd5abbc80d2d06f7093f839a6?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">tepe21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TIP’S AGAR BISA MENABUNG</title>
		<link>http://tepe21.wordpress.com/2007/11/22/tip%e2%80%99s-agar-bisa-menabung/</link>
		<comments>http://tepe21.wordpress.com/2007/11/22/tip%e2%80%99s-agar-bisa-menabung/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Nov 2007 07:33:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tepe21</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[]]></category>
		<category><![CDATA[menabung]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tepe21.wordpress.com/2007/11/22/tip%e2%80%99s-agar-bisa-menabung/</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#160; &#160; Waktu saya masih bujangan alias belum menikah merasa sulit sekali untuk menyisihkan uang untuk menabung. Jangankan untuk menyisihkan Rp. 100,000 perbulan, Rp. 50,000 ribu aja rasanya seperti mengambil air dengan wadah yang bolong bawahnya. Ya, uang yang saya rencanakan untuk saya tabung selalu saja keluar untuk membeli hal hal yang menurut kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=14&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Waktu saya masih bujangan alias belum menikah merasa sulit sekali untuk menyisihkan uang untuk menabung. Jangankan untuk menyisihkan Rp. 100,000 perbulan, Rp. 50,000 ribu aja rasanya seperti mengambil air dengan wadah yang bolong bawahnya. Ya, uang yang saya rencanakan untuk saya tabung selalu saja keluar untuk membeli hal hal yang menurut kita perlu.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Saat jalan jalan melihat ada kemeja bagus, kemudian terlintas di pikiran kita “wah. bagus juga nih kemeja, corak ini saya belum punya”.. lalu dengan sukarela uang yang rencananya untuk di tabung segera berpindah tempat, dari dompet ke dalam drawernya kasir.. Begitu juga ketika jalan jalan ke toko buku melihat ada buku yang menurut kita bagus langsung deh.. tanpa pikir panjang apakah nanti buku itu akan di baca atau tidak langsung kita bayar..</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Begitulah seterusnya, hingga kita tidak pernah bisa menabung. apalagi godaan untuk mengeluarkan uang pada saat ini sungguh luar biasa. Boleh dibilang setiap jam kita disuguhkan tayangan atau gambar yang menarik perhatian kita untuk segera memilikinya.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Lantas bagaimana kita menyiasatinya agar bisa menabung? apakah dengan berdiam diri dirumah, mematikan tv, radio dan lain lainnya?</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><span>Saya rasa tidak mungkin kita melakukan itu semua kecuali orang yang ingin mengasingkan diri..</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sebetulnya mudah sekali cara agar kita bisa menabung yaitu dengan mengubah paradigma kita terhadap menyisihkan uang untuk di tabung. Sebagian orang<span>  </span>(mungkin saya pada waktu itu) beranggapan bahwa menabung adalah dari uang sisa pengeluaran kita sebulan. Nah cara pandang ini kita balik, menabung harus di masukkan kedalam prioritas utama kita. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Saya ilustrasikan sebagai berikut:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Paradigman Lama:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Pendapatan gaji <span>                                               </span>Rp.1,000,000.-</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Belanja Bulanan <span>                       </span>Rp. 500,000,-</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Bayar Listrik <span>                </span><span>            </span>Rp. 150,000,-</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Bayar Sekolah anak <span>                 </span>Rp. 100,000,-</span></p>
<p style="border-style:none none solid;border-width:medium medium 1pt;padding:0 0 1pt;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="border:medium none;padding:0;"><span>Transport ke kantor <span>                 </span>Rp. 150,000,-</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Total pengeluaran<span>                     </span>Rp. 900,000,-</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sisanya adalah Rp. 1,000,000 – Rp. 900,000,- = Rp. 100,000,-</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sisanya inilah yang rencananya untuk di tabung.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sekarang kita rubah paradigma kita, bahwa menabung kita masukkan dalam prioritas pengeluaran kita.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sehingga bentuk neraca keuangan kita menjadi seperti berikut ini:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Paradigman Baru:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Pendapatan gaji <span>                                               </span>Rp.1,000,000.-</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Menabung<span>                              </span>Rp. 100,000</span></strong><span>,-</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Belanja Bulanan <span>                       </span>Rp. 500,000,-</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Bayar Listrik <span>                            </span>Rp. 150,000,-</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Bayar Sekolah anak <span>                 </span>Rp. 100,000,-</span></p>
<p style="border-style:none none solid;border-width:medium medium 1pt;padding:0 0 1pt;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="border:medium none;padding:0;"><span>Transport ke kantor <span>                 </span>Rp. 150,000,-</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Total pengeluaran<span>                     </span>Rp.1,000,000,-</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sisanya adalah Rp. 1,000,000 – Rp. 1,000,000,- = 0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Nah dengan demikian mau tidak mau kita sudah memaksakan diri untuk menjadikan menabung sebagai salah satu bentuk pengeluaran wajib. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Dengan memaksakan menabung menjadi pengeluaran wajib, maka tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak mempunyai uang tabungan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Mungkin saja<span>  </span>konsep dasar <span> </span>ini sudah pernah anda ketahui sebelumnya, tetapi hingga saat ini pun anda masih kesulitan untuk menabung, berarti tinggal faktor kemauan atau niat anda yang harus di perkuat lagi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Teguh Prasetyo.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tepe21.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tepe21.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tepe21.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tepe21.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tepe21.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tepe21.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tepe21.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tepe21.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tepe21.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tepe21.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tepe21.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tepe21.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tepe21.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tepe21.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tepe21.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tepe21.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=14&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tepe21.wordpress.com/2007/11/22/tip%e2%80%99s-agar-bisa-menabung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c9667ffd5abbc80d2d06f7093f839a6?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">tepe21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ANJURAN AGAR KITA MENABUNG (Menurut Al-Qur’an)</title>
		<link>http://tepe21.wordpress.com/2007/11/22/anjuran-agar-kita-menabung-menurut-al-qur%e2%80%99an/</link>
		<comments>http://tepe21.wordpress.com/2007/11/22/anjuran-agar-kita-menabung-menurut-al-qur%e2%80%99an/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Nov 2007 07:32:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tepe21</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<category><![CDATA[finansial]]></category>
		<category><![CDATA[hari esok]]></category>
		<category><![CDATA[menabung]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tepe21.wordpress.com/2007/11/22/anjuran-agar-kita-menabung-menurut-al-qur%e2%80%99an/</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa saya memilih judul ini? kebanyakan orang pasti sudah mengetahui bahwa menabung sangat di anjurkan bahkan oleh orang tua kita dulu. Banyak cara yang dilakukan untuk menabung ini, ada yang di tiang bambu rumah, di lemari, di celengan, di bank dan lain lain. &#160; Terlepas dari metode mereka menabung, ada satu kepastian bahwa anjuran menabung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=13&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal">Kenapa saya memilih judul ini? kebanyakan orang pasti sudah mengetahui bahwa menabung sangat di anjurkan bahkan oleh orang tua kita dulu. Banyak cara yang dilakukan untuk menabung ini, ada yang di tiang bambu rumah, di lemari, di celengan, di bank dan lain lain.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Terlepas dari metode mereka menabung, ada satu kepastian bahwa anjuran menabung ini sudah ada pada zaman nabi Yusuf AS. <span>Tertulis di dalam Alquran pada surat <strong>Yusuf </strong>. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;" align="right">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><span class="gen"><strong><em>ayat 43</em></strong><em> : Raja berkata (kepada orang-orang terkemuka dari kaumnya): &#8220;Sesungguhnya aku bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan tujuh bulir lainnya yang kering.&#8221; Hai orang-orang yang terkemuka: &#8220;Terangkanlah kepadaku tentang ta&#8217;bir mimpiku itu jika kamu dapat mena&#8217;birkan mimpi.&#8221; </em></span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="gen"><em> </em></span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="gen"><strong><em>ayat 46</em></strong><em>. (Setelah pelayan itu berjumpa dengan Yusuf dia berseru): &#8220;Yusuf, hai orang yang amat dipercaya, terangkanlah kepada kami tentang tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk yang dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan (tujuh) lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang-orang itu, agar mereka mengetahuinya.&#8221; </em></span></p>
<p><em><strong>ayat <span class="gen">47</span></strong><span class="gen">. Yusuf berkata: &#8220;Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. </span></em></p>
<p><em><strong>ayat <span class="gen">48</span></strong><span class="gen">. Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum) yang kamu simpan. </span><br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></em></p>
<p class="MsoNormal"><span class="gen"><strong><em>ayat 49</em></strong><em>. Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia diberi hujan (dengan cukup) dan dimasa itu mereka memeras anggur.&#8221;</em> </span></p>
<p><!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal">Pelajaran yang di dapat dari kisah nabi Yusuf ini sungguh luar biasa sekali. Kehidupan yang kita lalui tidak selalu indah. Adakala kita bisa bersenang senang, hidup berkecukupan, namun kadang pula kita mengalami masa sulit, dimana kita mengalami hal hal yang di luar dugaan dan di luar kemampuan finansial kita.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Biasanya pada saat hidup kita senang lupa untuk menabung, nah pada saatnya tiba di timpa musibah yang membutuhkan dana yang besar, barulah kita menyesal kenapa kita tidak menabung di waktu mempunyai uang. Penyesalan memang selalu datang kemudian.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Oleh sebab itulah Alloh SWT sudah memberikan sebuah pelajaran melalui kisah nabi Yusuf<span>  </span>agar umatnya tidak mengalami masa masa sulit seperti yang di kisahkan tersebut diatas.</p>
<p class="MsoNormal"><span>Namun sayang sekali banyak dari kalangan umat Islam yang tidak mempunyai tabungan. Yang ada di pikiran kebanyakan kita adalah hidup untuk saat ini, padahal seharusnya umat Islam mempunyai cara pandang yang jauh melebihi umat lainnya. Islam mengajarkan kepada umatnya untuk mempersiapkan hari esok, sebagaimana yang tercantum di dalam surat Al- Hasyr ayat 18 yang berbunyi:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="gen"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="gen"><em><span>”Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok; dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”</span></em></span><span></span></p>
<p>Memang secara kontekstual bahwa ayat ini menyatakan bahwa hari esok adalah hari akhirat, namun kalau kita mengambil maknanya secara ilmu finansial maka ayat ini menganjurkan kita untuk juga mempersiapkan segala sesuatu untuk hari esok termasuk dana.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Adakah kita sudah berfikir bagaimana kita menyiapkan dana untuk membangun rumah, menyiapkan dana pendidikan untuk anak anak kita, menyiapkan dana untuk pergi haji, atau mungkin menyiapkan dana untuk keadaan darurat andaikata kita di timpa musibah sakit atau bahkan kita kena PHK? atau perusahaan tempat kita bekerja bangkrut?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Ya.. memang yang namanya musibah siapa yang mau? namun ketika Alloh SWT sudah berkehendak apa kita bisa merubahnya? yang bisa kita lakukan adalah berusaha untuk mempersiapkan diri kita untuk menghadapinya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Salah satu cara untuk menghadapi kehidupan di hari esok adalah dengan menabung. Jadi tidak ada kata lain untuk tidak menabung. Mari kita mulai menabung di hari ini, jangan tunda tunda lagi.</span></p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Teguh Prasetyo</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tepe21.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tepe21.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tepe21.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tepe21.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tepe21.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tepe21.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tepe21.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tepe21.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tepe21.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tepe21.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tepe21.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tepe21.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tepe21.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tepe21.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tepe21.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tepe21.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=13&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tepe21.wordpress.com/2007/11/22/anjuran-agar-kita-menabung-menurut-al-qur%e2%80%99an/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c9667ffd5abbc80d2d06f7093f839a6?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">tepe21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menumbuhkan Kreativitas di Tempat Kerja</title>
		<link>http://tepe21.wordpress.com/2007/09/13/menumbuhkan-kreativitas-di-tempat-kerja/</link>
		<comments>http://tepe21.wordpress.com/2007/09/13/menumbuhkan-kreativitas-di-tempat-kerja/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Sep 2007 07:57:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tepe21</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Management]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tepe21.wordpress.com/2007/09/13/menumbuhkan-kreativitas-di-tempat-kerja/</guid>
		<description><![CDATA[Menumbuhkan Kreativitas di Tempat Kerja Oleh Johanes Papu Team e-psikologi   Anda mungkin sependapat dengan saya bahwa Garin Nugroho, sutradara penuh bakat yang telah meraih berbagai penghargaan di dalam maupun luar negeri, adalah seseorang yang sangat kreatif. Kreativitas beliau dapat terlihat dari karya-karyanya yang cenderung lain dari pada yang biasanya. Ditengah-tengah suasana dunia perfilman dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=11&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menumbuhkan Kreativitas di Tempat Kerja</p>
<p>Oleh Johanes Papu</p>
<p>Team e-psikologi</p>
<p>  Anda mungkin sependapat dengan saya bahwa Garin Nugroho, sutradara penuh bakat yang telah meraih berbagai penghargaan di dalam maupun luar negeri, adalah seseorang yang sangat kreatif. Kreativitas beliau dapat terlihat dari karya-karyanya yang cenderung lain dari pada yang biasanya. Ditengah-tengah suasana dunia perfilman dan sinetron Indonesia yang cenderung menonjolkan  kemewahan &amp; thema-thema yang jauh dari realitas (dunia mimpi), Garin mampu melahirkan film-film yang berkisah tentang realitas kehidupan dan dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari itu, Garin dapat memadukan antara kemampuan mengexplorasi berbagai realitas yang ada ke dunia film/sinetron dengan prinsip-prinsip seni.  Sehingga hal-hal yang sederhana menjadi menarik dan penting, meskipun di Indonesia belum  banyak orang yang memahami hal itu.</p>
<p>Pertanyaan kita adalah bagaimana seseorang bisa begitu kreatif sementara yang lainnya tidak. Apakah kreativitas dapat dipelajari? Jika ya, bagaimana menumbuhkan kreativitas di tempat kerja?</p>
<p>Menurut para ahli, seseorang yang kreatif selalu melihat segala sesuatu dengan cara berbeda dan baru, dan biasanya tidak dilihat oleh orang lain. Orang yang kreatif, pada umumnya mengetahui permasalahan dengan sangat baik dan disiplin, biasanya dapat melakukan sesuatu yang menyimpang dari cara-cara tradisional. Proses kreativitas melibatkan adanya ide-ide baru, berguna, dan tidak terduga tetapi dapat diimplementasikan.</p>
<p>Tahap-Tahap Kreativitas</p>
<p>Secara umum tahapan kreativitas dapat dibagi dalam 4 tahap: Exploring, Inventing, Choosing dan Implementing.</p>
<p>Exploring. Pada tahap ini pekerja atau businessman mengidentifikasi hal-hal apa saja yang ingin dilakukan dalam kondisi yang ada saat ini. Sekali mereka mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut maka proses kreativitas sudah dimulai.Hal penting yang harus diperhatikan pada saat ini adalah menciptakan iklim yang menunjang proses berpikir kreatif</p>
<p>Inventing. Pada tahap ini, sangat penting bagi perusahaan untuk melihat atau mereview berbagai alat, teknik dan metode yang telah dimiliki yang mungkin dapat membantu dalam menghilangkan cara berpikir yang traditional.</p>
<p>Choosing. Pada tahap ini perusahaan mengidentifikasi dan memilih ide-ide yang  paling mungkin untuk dilaksanakan.</p>
<p>Implementing.  Tahap akhir untuk dapat disebut kreatif adalah bagaimana membuat suatu ide dapat diimplementasikan.  Seseorang bisa saja memiliki ide cemerlang, tetapi jika ide tersebut tidak dapat diimplementasikan, maka hal itu menjadi sia-sia saja. Sama saja dengan syair lagu &#8220;layu sebelum berkembang&#8221;. </p>
<p>Model Kreativitas</p>
<p>Menurut Charles Prather, dalam bukunya Blueprint for Innovation, gaya atau model kreativitas seseorang bersifat menetap. Prather membagi 2 gaya kreativitas:</p>
<p>Adaptive Problem Solving. Orang-orang yang memiliki gaya ini dalam bekerja cenderung menggunakan kreativitas untuk menyempurnakan system dimana mereka bekerja. Hal-hal yang terlihat pada orang yang memiliki gaya ini adalah bahwa mereka akan berusaha sebaik mungkin untuk membuat system menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih murah dan efisien. Apa yang mereka lakukan akan dapat dilihat hasilnya secara cepat. Oleh karena itu mereka lebih sering mendapat penghargaan.</p>
<p>Innovative Problem Solving. Orang-orang yang memiliki gaya ini dalam bekerja cenderung untuk menantang dan mengubah sistem yang sudah ada. Mereka dapat disebut sebagai &#8220;agent of change&#8221; karena lebih memfokuskan pada penemuan sistem baru daripada menyempurnakan yang sudah ada.  Dalam perusahaan mereka dapat dilihat pada bagian-bagian yang melakukan riset, penciptaan produk baru, mengantisipasi kebutuhan pelanggan tanpa diminta, dan orang-orang yang menjaga  kelangsungan hidup perusahaan di masa yang akan datang.</p>
<p>Hambatan untuk Berpikir Kreatif</p>
<p>Meskipun kreativitas dan inovasi sangat dihargai di banyak perusahaan, namun hal tersebut tidak selalu dikomunikasi kepada para pegawainya. Perusahaan bahkan seringkali tidak memberikan ruang gerak bagi para pekerjanya untuk berkreasi dan berinovasi.  Banyak perusahaan di Indonesia merupakan contoh  dimana ide-ide kreatif hanya berakhir diruang-ruang rapat semata.</p>
<p>Hambatan lain yang mengganggu kreativitas adalah jika pekerjaan yang kita jalani tidak sesuai dengan minat dan bakat yang kita miliki. Selain itu gaya kreativitas yang dimiliki tidak &#8220;match&#8221; dengan  tuntutan pekerjaan sehari-hari. Contoh: gaya kreativitas Anda adalah sebagai &#8220;agent of change&#8221; tetapi pekerjaan Anda lebih bersifat rutin, mekanistik dan menuntut anda untuk melakukannya sesuai dengan aturan atau prosedur yang sudah baku.</p>
<p>Hambatan lain datang dari unsur psikologis. Untuk menjadi kreatif seseorang harus berani untuk dinilai aneh oleh orang lain. Lihat saja para penemu dan seniman-seniman besar yang pada saat menciptakan karyanya seringkali dianggap &#8220;gila&#8221;. Nah, karena itu tidak semua pegawai siap untuk berbeda pendapat/ide dengan orang lain meskipun ide tersebut kemudian terbukti benar. Pola pendidikan kita yang kurang mendorong adanya variasi atau perbedaan pendapat juga sangat mendukung kurangnya kreativitas pegawai.</p>
<p>Menumbuhkan Kreativitas</p>
<p>Pada dasarnya kreativitas dapat terjadi di semua bentuk organisasi atau perusahaan sejauh organisasi tersebut menghargai atau mendorong individu-individu untuk berkreasi. Jika tidak, maka individu yang kreatif akan menjadi frustrasi dan selanjutnya terjebak dengan rutinitas yang ada.</p>
<p>Berdasarkan hasil penelitian, untuk menciptakan kreativitas dibutuhkan lingkungan kerja kondusif yang menyenangkan (fun), penuh rasa humor, spontan, dan memberi ruang bagi individu untuk melakukan berbagai permainan atau percobaan. Membentuk lingkungan yang kondusif seperti itu sangatlah tidak mudah bagi sebuah organisasi. Mendorong kreativitas dalam dunia kerja menuntut iklim yang permissif terhadap existensi individualitas dan penerimaan terhadap rasa humor, disamping tetap memegang teguh rasa hormat, kepercayaan dan komitment sebagai norma yang berlaku.</p>
<p>Salah satu cara terbaik untuk mendorong kreativitas dan inovasi dalam sebuah perusahaan adalah dengan cara mengukur sejauhmana hal tersebut telah dilakukan. Perusahaan dianjurkan untuk memasukkan unsur kreativitas dan inovasi ke dalam proses evaluasi kerja. Sebagai contoh: masukan unsur penilaian tentang berapa banyak ide dari seseorang atau kelompok (teamwork) yang dapat diimplementasikan oleh perusahaan. Jika hal ini terkomunikasi dengan baik maka setiap individu akan berusaha untuk memberikan ide secara konstruktif.</p>
<p>Penempatan pegawai dengan konsep the right people with the right job juga merupakan cara yang tepat untuk menstimulasi munculnya kreativitas dan inovasi. Hal ini karena  penempatan pegawai pada posisi yang tepat akan mengurangi supervisi sehingga memberikan otonomi bagi individu dalam menyelesaikan masalah-masalah pekerjaannya. </p>
<p>Root-Bernstein, salah seorang penulis buku Sparks of Genius, mengusulkan pentingnya pegawai untuk keluar dari cara kerja yang rutin sehingga dapat melihat masalah pekerjaan dengan cara yang baru. Salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut menurut Bernstein perlu dilakukan brainstorming secara regular. Dengan melakukan brainstorming pegawai diharapkan dapat memberikan ide dan solusi yang baru. Selamat mencoba.(jp)    </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tepe21.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tepe21.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tepe21.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tepe21.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tepe21.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tepe21.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tepe21.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tepe21.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tepe21.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tepe21.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tepe21.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tepe21.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tepe21.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tepe21.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tepe21.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tepe21.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=11&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tepe21.wordpress.com/2007/09/13/menumbuhkan-kreativitas-di-tempat-kerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c9667ffd5abbc80d2d06f7093f839a6?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">tepe21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>8 Jurus Menjadi Team Player</title>
		<link>http://tepe21.wordpress.com/2007/09/13/8-jurus-menjadi-team-player/</link>
		<comments>http://tepe21.wordpress.com/2007/09/13/8-jurus-menjadi-team-player/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Sep 2007 07:57:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tepe21</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tepe21.wordpress.com/2007/09/13/8-jurus-menjadi-team-player/</guid>
		<description><![CDATA[8 Jurus Menjadi Team Player Love Your Work Mon, 08 Jan 2007 14:30:00 WIB Oleh: Dr. Ab Susanto Managing Partner The Jakarta Consulting Group Lingkungan bisnis yang berubah turut mengakibatkan berubahnya orientasi karir dan cara kerja. Semakin jarang ditemukan orang dengan semboyan &#8220;pekerjaan seumur hidup&#8221; (jobs for life). Dalam perjalanan karirnya, sudah biasa bagi seseorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=12&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font color="#c0c0c0">8 Jurus Menjadi Team Player</font><br />
<font color="#c0c0c0">Love Your Work Mon, 08 Jan 2007 14:30:00 WIB<br />
Oleh: Dr. Ab Susanto<br />
Managing Partner The Jakarta Consulting Group</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Lingkungan bisnis yang berubah turut mengakibatkan berubahnya orientasi karir dan cara kerja. Semakin jarang ditemukan orang dengan semboyan &#8220;pekerjaan seumur hidup&#8221; (jobs for life). Dalam perjalanan karirnya, sudah biasa bagi seseorang berpindah-pindah pekerjaan dalam waktu yang relatif singkat. Konsekuensinya, mereka akan menghadapi beragam orang yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda di setiap lingkungan kerja yang baru. Padahal, kerjasama dengan orang-orang inilah kunci untuk mendulang sukses.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Inilah yang menyebabkan semakin pentingnya seorang karyawan memiliki skill dan kemampuan untuk bekerja dengan orang lain dalam sebuah tim atau dengan kata lain, semakin banyak perusahaan yang mencari karyawan yang memiliki people skill. Terlihat dalam banyak iklan lowongan pekerjaan, yang mengharuskan para kandidat agar mampu menjadi seorang team player yang baik.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Menurut John Castro, CEO Merrill Corporation, di masa lalu kemampuan untuk bekerjasama dalam tim hanya diperlukan bagi proyek-proyek tertentu. Namun sekarang telah menjadi keharusan bagi banyak jenis pekerjaan. Dahulu, agar dapat diterima dalam suatu pekerjaan, seorang calon karyawan hanya akan ditanya tentang pencapaian pribadi dalam pekerjaan sebelumnya. Namun sekarang, perusahaan ingin mengetahui apakah anda seorang team player dan mereka akan menanyakan prestasi apa saja yang pernah dicapai pada saat karyawan tersebut bekerja dalam sebuah tim. Beberapa hasil studi menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen organisasi mengandalkan kerja tim dalam menjalankan proyek-proyeknya. Jadi, kemampuan untuk bekerja dalam tim adalah salah satu syarat untuk kesuksesan dalam karir, seperti mendapatkan promosi jabatan. Tentu saja ada faktor-faktor lainnya yang mendukung kesuksesan karier seorang karyawan.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Tentu saja, semakin tingginya jabatan yang dimiliki oleh seseorang mengharuskan orang tersebut semakin memiliki kemampuan yang balk untuk bekerja dalam tim. Sebenarnya, setiap pekerjaan memerlukan kerjasama tim, walaupun dalam derajat yang berbeda-beda. Jadi, menjadi seorang team player yang balk sama pentingnya dengan menjadi seorang pemimpin yang baik. Adalah penting untuk mengakui dan memahami kekuatan dan kualitas rekan kerja kita. Jika misalnya sekelompok yang qualified tidak mampu bekerjasama, maka tim tersebut akan gagal mencapai tujuannya. Demikian pula jika dalam sebuah tim tidak terdapat kualitas kepemimpinan yang baik, tentu saja tim ini juga akan gagal mencapai tujuannya. Keberhasilan sebuah tim tidak hanya tergantung dari pimpinannya, tetapi juga tergantung dari para anggotanya.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Pertanyaannya sekarang, apa yang harus dilakukan agar seseorang dapat menjadi team player yang baik dan efektif? Berikut delapan jurus yang merupakan rangkuman dari berbagai pendapat pakar.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Pertama, tanamkan rasa tanggung jawab atas setiap tugas yang dibebankan. Hal yang sering menyebabkan anggota tim tidak menyelesaikan pekerjaannya dengan baik adalah kurangnya pemahaman mengenai peran mereka dalam tim. Jadi setiap anggota tim harus memahami dengan benar apa perannya dalam tim. Tanyakan hat-hat yang belum dipahami. Jika terdapat kesempatan, ambillah tanggung jawab tugas-tugas yang ada, termasuk yang berada di luar lingkup peran yang kita jalankan pada saat ini. Tunjukkanlah pada orang lain bahwa kita adalah orang yang mau bekerja keras dan mau belajar. Jika kita diberikan penugasan lalu dalam pelaksanaannya menemui kendala, terlepas apakah kendala tersebut berada di luar kontrol kita atau bukan, cobalah semaksimal mungkin mengatasinya. Janganlah menyalahkan anggota tim lain.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Kedua, cobalah berperan seperti layaknya seorang coach. Jika anda memiliki keahlian dalam satu hal, cobalah ajarkan dan latih orang lain melakukannya. Karena pengetahuan kita tidak akan berkurang dengan memberikannya kepada orang lain, bahkan akan bertambah. Hal ini terutama dapat ditujukan bagi anggota-anggota yang masih baru atau lebih muda.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Ketiga, bersikaplah terbuka. Doronglah diskusi dan free thinking dengan anggota-anggota tim lain. Hargailah pendapat orang lain. Anggaplah setiap anggota tim sebagai orang penting. Jangan memiliki asumsi-asumsi atau dugaan-dugaan tertentu, khususnya yang bersifat negatif terhadap orang lain. Ketika mencoba mengimplementasikan ide-ide orang lain, hindari kritikan. Kritikan-kritikan yang diungkapkan akan membuat kecewa orang lain dan membuat mereka menjadi kurang terbuka untuk kembali memberikan saran-saran. Yang paling penting, Anda harus terbuka terhadap berbagai umpan balik yang diberikan, jangan bersikap defensif terhadap umpan balik tersebut. Jadi, komunikasi yang terbuka bukan sekadar usaha menciptakan lingkungan yang memungkinkan setiap anggota tim bebas mengemukakan pendapatnya, tetapi juga mencakup kesediaan anggota tim untuk saling mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain. Jika terlibat perselisihan atau konflik dengan anggota lain, cobalah selesaikan dengan hati-hati.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Keempat, bersikaplah ramah dan bersahabat dengan anggota-anggota tim yang lain. Jangan ragu-ragu memberikan pujian. Belajarlah dari orang lain termasuk dari kegagalan mereka. Ini bertujuan untuk menghindarkan kesalahan-kesalahan yang sama di masa mendatang. Tidak ada salahnya sekali-sekali kita memberikan bantuan kepada anggota tim lain untuk hat-hati di luar masalah pekerjaan. Cobalah mengambil tugas-tugas yang tidak biasa atau belum bersedia dilakukan oleh orang lain. Sikap, tindakan, dan perilaku yang kita tunjukkan di atas pastilah akan dihargai oleh orang lain.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Kelima, jadilah contoh bagi orang lain. Kita sering mengeluh tentang situasi yang sebenarnya mampu untuk kita perbaiki sendiri. Cobalah lakukan perbaikan bila menemui situasi tersebut di atas. Ambillah inisiatif tanpa perlu menunggu orang lain.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Keenam, bersikaplah profesional. Meskipun setiap anggota tim termasuk kita, memiliki karakter yang berbeda-beda, namun sebagai bagian dari tim kita harus semaksimal mungkin mengesampingkan perbedaan-perbedaan tersebut demi tercapainya tujuan tim. Walaupun bekerja dalam sebuah tim yang terdiri dari rekan-rekan kerja yang bisa jadi merupakan saingan kita dalam meraih promosi jabatan, seorang karyawan harus menemukan cara yang tepat untuk berkolaborasi dengan anggota tim lainnya.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Ketujuh, jagalah hubungan baik dengan orang lain. Karena hal-hal di atas mustahil dilakukan tanpa adanya hubungan baik dengan anggota tim lain. Bangunlah kepercayaan karena kepercayaan adalah dasar dari sebuah tim yang efektif. Tanpa adanya kepercayaan, tim tidak lebih dari kumpulan individu yang bekerja pada tempat dan waktu yang sama.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Kedelapan, bersikaplah dengan penuh antusias. Sikap antusias ini dapat memberi pengaruh kepada orang lain, bukan hanya akan membuat kita merasa lebih baik sebagai bagian dari sebuah tim, namun juga dapat membuat anggota tim lain lebih bersemangat dalam menjalankan tugasnya.</font></p>
<p><font color="#c0c0c0">Cobalah untuk menerapkan kedelapan jurus ini, maka Anda akan menjadi team player yang handal dan jalan karier pun akan membentang luas di depan Anda. (*)<br />
 <br />
 <br />
Sumber: Male Emporium<br />
 <br />
</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tepe21.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tepe21.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tepe21.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tepe21.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tepe21.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tepe21.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tepe21.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tepe21.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tepe21.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tepe21.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tepe21.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tepe21.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tepe21.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tepe21.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tepe21.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tepe21.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tepe21.wordpress.com&amp;blog=1664393&amp;post=12&amp;subd=tepe21&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tepe21.wordpress.com/2007/09/13/8-jurus-menjadi-team-player/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c9667ffd5abbc80d2d06f7093f839a6?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">tepe21</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
